Jenis Liquid Vape dan Tips Memilih yang Tepat untuk Pemula

jenis liquid vape

Buat kamu yang baru mulai vaping, memilih liquid vape yang tepat sering kali terasa membingungkan. Banyaknya jenis liquid vape di pasaran, mulai dari perbedaan kandungan, pilihan rasa, hingga kadar nikotin, bisa membuat para pemula bingung harus mulai dari mana.

Apalagi, setiap liquid vape memiliki karakter tersendiri dan akan memberikan sensasi vaping yang berbeda. Cairan liquid biasanya mengandung campuran propylene glycol (PG), vegetable glycerin (VG), perasa, dan nikotin yang sangat memengaruhi rasa, jumlah uap, serta sensasi di tenggorokan. Oleh karena itu, vapers tidak bisa memilih jenis liquid vape secara asal.

Melalui artikel ini, kamu akan mengenal berbagai jenis liquid vape dan tips memilih liquid vape yang cocok. Yuk, baca artikel ini sampai habis dan pastikan tidak ada yang terlewatkan!

Jenis Liquid Vape

Setiap liquid vape memiliki karakter rasa, kandungan, dan fungsi yang berbeda. Berikut beberapa jenis liquid vape yang paling umum:

a. Liquid Freebase

Liquid freebase merupakan jenis liquid vape yang paling umum dan sudah lama beredar di pasaran. Jenis ini menggunakan nikotin murni dan biasanya tersedia dalam kadar nikotin yang rendah hingga sedang, seperti 3 mg, 6 mg, atau 12 mg.

Liquid freebase umumnya untuk device vape dengan daya besar atau mod yang mampu menghasilkan uap tebal. Dengan device tersebut, sensasi nikotin yang dihasilkan cenderung lebih terasa di tenggorokan.

Oleh karena itu, liquid freebase lebih cocok untuk pengguna yang sudah terbiasa vaping. Tertarik mencoba menggunakan freebase? Kamu bisa membeli liquid freebase dengan kisaran harga sekitar Rp 80.000 – Rp 180.000, tergantung merek dan varian rasa yang dipilih.

b. Liquid Salt Nic

Liquid salt nic atau salt nicotine adalah liquid yang dibuat untuk memberikan asupan nikotin lebih tinggi dengan sensasi yang lebih halus. Berbeda dengan liquid freebase, salt nic mampu memberikan rasa nikotin yang lembut meskipun kandungan nikotinnya cukup tinggi, seperti 20 mg hingga 35 mg.

Karakter inilah yang membuat salt nic terasa lebih nyaman serta sangat populer di kalangan pemula karena lebih praktis dan mampu memberikan kepuasan nikotin dengan cepat. 

Liquid salt nic biasanya digunakan pada device pod system atau device dengan daya rendah, sehingga tidak membutuhkan pengaturan yang rumit.

Dengan liquid salt nic, pengguna tidak perlu terlalu sering mengisap vape untuk mendapatkan efek nikotin yang nendang. Di pasaran, liquid salt nic memiliki kisaran harga Rp 35.000 – Rp 160.000. Harga salt nic memang cenderung lebih terjangkau dibandingkan dengan freebase.

c. Liquid Pod Friendly

Liquid pod friendly adalah liquid yang diformulasikan khusus dengan menggabungkan karakteristik dari liquid freebase dan salt nicotine agar kompatibel dengan device pod system. Biasanya, liquid ini memiliki komposisi PG dan VG yang seimbang serta tekstur yang tidak terlalu kental.

Oleh karena itu, liquid pod friendly aman untuk coil kecil pada pod dan mengurangi risiko cartridge cepat bocor atau coil cepat gosong.

Liquid pod friendly cocok untuk pemula yang biasanya menginginkan pengalaman vaping yang simpel dan minim perawatan. Harga liquid pod friendly umumnya mulai dari Rp 50.000 – Rp 160.000 tergantung ukuran botol dan varian yang dipilih. 

Berdasarkan penjelasan di atas, vapers pengguna pod system bisa memilih liquid jenis salt nic atau pod friendly. Sementara itu, freebase untuk pengguna mod atau device yang memiliki daya besar. Bagaimana? Sudah memahami masing-masing jenis liquid ‘kan?

Setelah memahami liquid freebase, salt nic, dan pod friendy-ly, ketahui tips mudah memilih jenis liquid sebelum membelinya agar semakin yakin!

Tips Memilih Liquid Vape yang Tepat

Memilih liquid vape tidak bisa asal-asalan, terutama bagi pemula. Ada beberapa hal sederhana yang perlu vapers perhatikan agar bisa memilih liquid yang sesuai dengan device, kebutuhan, dan selera.

Berikut tips memeilih liquid vape yang tepat:

1. Sesuaikan dengan device

Langkah pertama yang paling penting adalah menyesuaikan liquid vape dengan device yang kamu gunakan. Untuk pengguna pod system, liquid salt nic atau liquid pod friendly lebih direkomendasikan karena bekerja optimal pada daya rendah.

Sementara itu, liquid freebase lebih cocok digunakan pada device mod atau vape dengan daya besar. Jika jenis liquid tidak sesuai dengan device, rasa bisa terasa kurang maksimal dan coil berisiko lebih cepat rusak.

2. Pilih kadar nikotin sesuai kebutuhan

Memilih kadar nikotin yang tepat sangat berpengaruh pada kenyamanan saat vaping. Pemula disarankan tidak langsung menggunakan nikotin dengan kadar tinggi, terutama jika belum terbiasa. Kamu bisa memulai dengan kadar nic 3.

Mengapa memulai dengan kadar nikotin rendah? Kadar nikotin yang terlalu tinggi bisa membuat tenggorokan terasa tidak nyaman atau pusing.

Namun, kadar nikotin yang terlalu rendah bisa membuat pengalaman vaping terasa kurang memuaskan. Oleh karena itu, kamu bisa memilih kadar nikotin yang sesuai kebutuhan dan kamu bisa menyesuaikan secara bertahap sampai menemukan kadar nic yang paling nyaman di tenggorokan.

3. Perhatikan deskripsi rasa liquid

Saat memilih liquid vape, pemula sebaiknya memperhatikan deskripsi rasa yang tertera, bukan hanya nama rasanya. Deskripsi ini membantu memberi gambaran apakah liquid terasa ringan, segar, atau manis.

Liquid dengan karakter fruity atau mint biasanya lebih mudah dinikmati di awal. Sementara itu, rasa creamy atau manis pekat bisa terasa berat untuk penggunan yang terlalu lama. Dengan memahami deskripsi rasa, kamu bisa lebih mudah menemukan liquid yang sesuai dengan selera.

Tak perlu khawatir, kamu bisa mendapatkan rekomendasi dan deskripsi rasa liquid dari website resmi toko Vape On Indonesia. Tak hanya itu, kamu juga bisa menonton review di sosial media yang ada sebelum memutuskan membeli yang mana.

4. Perhatikan komposisi PG dan VG

Komposisi PG dan VG dalam liquid vape juga memengaruhi sensasi yang dihasilkan. PG memberikan rasa lebih kuat dan sensasi nikotin yang lebih terasa di tenggorokan, sedangkan VG menghasilkan uap yang lebih tebal dan lembut.

Untuk pemula, kami menyarakan memilih liquid dengan komposisi yang seimbang karena liquid dengan PG/VG seimbang akan terasa lebih nyaman di tenggorokan. Selain itu, komposisi yang tepat juga membantu menjaga performa coil agar tidak cepat rusak.

Komposisi PG/VG seimbang bisa kamu temukan di liquid salt nic atau liquid pod friendly, ya!

5. Pilih liquid dari brand terpercaya

Selain jenis dan rasa, kualitas liquid vape juga perlu diperhatikan. Kamu bisa memilih liquid dari brand yang sudah memiliki reputasi baik dan informasi produknya jelas. Liquid berkualitas biasanya memiliki rasa yang lebih konsisten dan aman untuk jangka panjang.

Hindari memilih liquid hanya karena harganya murah tanpa mengetahui asal-usul dan kandungannya, karena bisa memengaruhi kesehatan, kenyamanan vaping, dan umur device.

Memilih liquid vape yang tepat merupakan langkah penting, terutama bagi pemula yang baru mulai mengenal dunia vaping. Dengan mengenal jenis-jenis liquid seperti freebase, salt nic, dan pod friendly, kamu bisa memiliki gambaran yang lebih jelas sebelum menentukan pilihan. Selain itu, memperhatikan tips memilih liquid vape dapat membantu meminimalisir risiko salah pilih produk.

Pada intinya, pilihan liquid vape akan kembali ke kebutuhan dan selera masing-masing pengguna. Apa yang cocok untuk orang lain belum tentu nyaman untuk kamu.

Jadi, tidak masalah mencoba beberapa jenis atau rasa terlebih dahulu sampai menemukan yang paling pas. Dengan pemilihan liquid yang tepat, pengalaman vaping bisa terasa lebih nyaman, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.

Temanmu masih bingung memilih liquid untuk device mereka? Kirimkan saja artikel ini agar mereka semakin memahami setiap jenis liquid pada vape agar tidak salah membeli!

Related Post

VERIFIKASI USIA

Anda setidaknya harus berumur 21+ untuk mengakses website kami.