Saat vaping, pernahkah kamu merasa tenggorokan perih, gatal, atau ada sensasi nyegrak saat nge-vape? Sensasi itu dikenal dengan istilah throat hit atau disingkat dengan th. Untuk sebagian vapers, throat hit dianggap nikmat karena membuat sensasi nge-vape mirip dengan rokok.
Throat hit yang terlalu kuat akan membuat tidak nyaman dan tidak nikmat, terutama untuk pemula. Lalu, muncul pertanyaan “apakah throat hit berbahaya?”. Jawabannya tidak sesederhana iya atau tidak.
Di artikel ini, kita akan membahas secara lengkap apa itu throat hit, apakah aman untuk tenggorokan, faktor-faktor yang memengaruhinya. Tak hanya itu, artikel ini juga akan membahas cara mengatasinya agar vaping semakin nyaman!
Apa Itu Throat Hit?
Sederhananya, throat hit (th) adalah sensasi yang kamu rasakan di tenggorokan saat menghirup uap vape. Bentuknya bisa bermacam-macam, mulai dari ringan dan halus sampai terasa kuat, perih, atau gatal di tenggorokan.
Dalam dunia vaping, throat hit sebenarnya bukan hal yang aneh. Jika throat hit terasa terlalu kuat atau bikin tenggorokan tidak nyaman, itu bisa menjadi tanda bahwa ada faktor tertentu yang memengaruhinya, seperti kadar nikotin yang tinggi, komposisi liquid, dan pengaturan device yang kurang pas.
Jadi, throat hit vape itu bukan sesuatu yang aneh atau selalu negatif. Selama rasanya masih ringan dan nggak bikin sakit tenggorokan, th masih bisa dibilang normal. Jika, kondisi ini membuatmu tidak nyaman saat vaping, berarti ada hal yang perlu disesuaikan.
Apakah Throat Hit Vape Berbahaya?
Pada dasarnya, throat hit nggak selalu berbahaya. Sensasi ini adalah reaksi alami tenggorokan saat menghirup uap vape, terutama karena kandungan nikotin atau komposisi liquid tertentu. Jika throat hit masih terasa ringan dan tidak membuat perih atau sakit, biasanya hal ini masih wajar dialami oleh pengguna vape.
Throat hit yang terlalu kuat sampai membuat batuk terus bisa jadi tanda iritasi. Kondisi seperti ini jangan diabaikan karena bisa mengganggu kenyamanan saat vaping. Dengan menyesuaikan jenis liquid, kadar nikotin, dan cara pemakaian, th yang terlalu keras biasanya bisa berkurang supaya vaping tetap terasa nyaman.
Faktor yang Memengaruhi Throat Hit
Throat hit yang terasa ringan atau nyegrak ternyata tidak muncul begitu saja. Berikut beberapa faktor yang memengaruhi throat hit di tenggorokan:
1. Kandungan nikotin pada liquid
Kadar nikotin jadi salah satu faktor utama yang memengaruhi throat hit. Semakin tinggi nikotinnya, biasanya sensasi di tenggorokan juga makin terasa tajam. Untuk yang belum terbiasa, kamu bisa memilih liquid dengan nikotin lebih rendah agar pengalaman vaping tetap smooth.
2. Perbandingan PG dan VG
Selain nikotin, komposisi PG dan VG juga punya pengaruh besar. PG cenderung menghasilkan sensasi throat hit yang lebih kuat dan tajam, sementara VG memberikan uap lebih tebal dengan rasa yang halus.
3. Jenis atau varian rasa liquid
Setiap varian rasa bisa memberikan sensasi yang berbeda di tenggorokan. Rasa seperti mentol atau manis bisa memunculkan sensasi throat hit, membuat tenggorokan terasa tidak nyaman.
4. Pengaturan watt dan suhu uap
Pengaturan watt yang terlalu tinggi bisa membuat uap terasa panas saat dihirup. Uap panas inilah yang sering bikin throat hit jadi lebih kuat dan kurang nyaman.
5. Sistem airflow dan desain drip tip
Airflow yang sempit dan drip tip yang kecil akan membuat uap lebih terkonsentrasi saat dihirup. Hal ini bisa bikin throat hit terasa lebih kena di tenggorokan.
6. Kebiasaan merokok sebelumnya
Pengalaman merokok sebelumnya juga berpengaruh ke seberapa kuat throat hit terasa. Pengguna yang dulunya perokok biasanya sudah terbiasa dengan sensasi tenggorokan. Jadi, throat hit tidak akan terlalu mengganggu. Sementara itu, untuk non perokok atau pemula cenderung lebih sensitif terhadap hit throat.
Cara Menghilangkan Throat Hit Pada Liquid
Jika th terasa terlalu keras sampai bikin tenggorokan nggak nyaman, ada beberapa cara agar liquid tidak nyegrak yang bisa kamu coba. Langkah-langkah berikut cukup simpel dan bisa langsung disesuaikan dengan kebutuhan kamu saat vaping.
Berikut cara menghilangan throat hit:
1. Turunkan kadar nikotin
Salah satu cara paling efektif agar liquid tidak nyegrak adalah dengan menurunkan kadar nikotin. Nikotin yang tinggi biasanya memberikan sensasi tenggorokan jadi lebih tajam. Kamu bisa memilih liquid dengan kadar nikotin lebih rendah supaya tarikan terasa lebih halus.
2. Pilih liquid dengan VG lebih tinggi
Jika kamu sering merasa throat hit terlalu kuat, liquid dengan kandungan VG tinggi bisa menjadi solusi. VG menghasilkan uap yang lebih tebal dan lembut, sehingga sensasi di tenggorokan jadi lebih smooth dan tidak terlalu tajam.
3. Sesuaikan watt dan suhu uap
Watt yang terlalu tinggi bisa bikin uap jadi panas dan membuat th makin terasa. Kamu bisa menurunkan watt sedikit demi sedikit sampai ketemu setting-an yang paling nyaman. Uap yang lebih dingin biasanya membuat liquid terasa tidak nyegrak di tenggorokan.
4. Atur airflow lebih terbuka
Membuka airflow lebih lebar juga bisa membuat uap yang masuk terasa lebih ringan dan tidak terlalu padat. Cara ini cukup efektif untuk mengurangi th, terutama kalau kamu pakai pod atau device dengan airflow yang bisa diatur.
5. Ganti varian rasa liquid yang lebih lembut
Beberapa rasa seperti menthol atau rasa manis tertentu, bisa memicu th dan terasa nyegrak. Jika kamu mengalami hal ini, kamu bisa mencoba mengganti ke varian rasa seperti tea atau creamy yang sensasinya lebih kalem dan nggak menusuk di tenggorokan.
6. Gunakan drip tip yang lebih lebar
Drip tip dengan lubang lebih besar membantu menyebarkan uap dengan lebih baik, sehingga sensasi throat hit tidak terlalu kuat. Ini bisa jadi solusi tambahan kalau liquid kamu masih terasa nyegrak.
Throat hit adalah sensasi yang wajar saat vaping, tapi tingkatannya bisa berbeda-beda tergantung liquid, device, dan kebiasaan penggunanya. Selama masih terasa ringan, throat hit bukan hal yang berbahaya. Jika terasa nyegrak dan mengganggu kenyamanan, sebaiknya kamu segera menyesuaikan.
Temanmu kerap merasakan sensasi ini dan bingung cara mengatasinya? Share saja artikel ini agar dia bisa nge-vape lebih nyaman tanpa drama th!
Baca Juga:



