Perbedaan Liquid Cukai dan Non Cukai, Vapers Wajib Tahu!

perbedaan liquid cukai dan non cukai

Para pengguna vape pasti sering mendengar istilah liquid bercukai dan non cukai, tetapi tidak sedikit yang masih bingung apa sebenarnya perbedaan keduanya. Banyak yang menganggap semua liquid itu sama, padahal status cukai bisa berpengaruh pada kualitas, keamanan, hingga risikonya. 

Di pasaran, liquid non cukai bisa saja masih kamu temukan dengan harga yang lebih murah, sehingga sering menjadi pilihan tanpa mempertimbangkan dampaknya. Melalui artikel ini kita akan membahas apa itu liquid bercukai dan tanpa cukai, perbedaan keduanya, hingga penjelasan apakah liquid non cukai aman untuk digunakan. 

Selain itu, kamu juga tahu berbagai risiko dan bahaya yang bisa muncul saat asal memilih liquid vape. Jadi, sebelum menentukan pilihan, yuk, pahami dulu faktanya sampai tuntas!

Apa Maksud Liquid yang Bercukai dan Non Cukai?

Liquid bercukai adalah liquid vape yang sudah dikenakan pajak cukai oleh pemerintah dan diproduksi secara legal sesuai dengan peraturan yang berlaku. Liquid jenis ini biasanya memiliki pita cukai resmi pada kemasannya sebagai tanda bahwa produk tersebut telah terdaftar, dalam pengawasan, dan memenuhi standar tertentu. 

Brand yang jelas asal-usulnya akan memproduksi liquid bercukai dengan mencantumkan informasi komposisi, kadar nikotin, serta tanggal produksi secara transparan.

Sementara itu, liquid non cukai atau liquid ilegal adalah liquid yang beredar tanpa pita cukai resmi. Produk ini umumnya tidak melalui proses pengawasan yang sama seperti liquid bercukai. Liquid tersebut bisa jadi diproduksi secara rumahan, masuk jaringan retail secara ilegal, atau dijual tanpa izin edar yang jelas. 

Karena tidak tercatat secara resmi, informasi mengenai bahan, kadar nikotin, hingga proses produksinya sering kali minim atau bahkan tidak tercantum sama sekali. 

Perbedaan Liquid Cukai dan Non Cukai

Setelah tahu pengertian liquid cukai dan non cukai, sekarang saatnya kita membahas perbedaannya lebih jelas supaya kamu tidak salah pilih. Berikut perbedaan liquid cukai dan non cukai:

1. Legalitas dan pengawasan

Liquid yang bercukai itu diproduksi dan dijual secara legal, perusahaan pembuatnya harus mempunyai izin dari pemerintah dan membayar pajak cukai sesuai aturan yang berlaku. 

Di kemasannya biasanya ada pita cukai resmi yang jadi tanda bahwa produk tersebut berada dalam pengawasan dan legal.

Sementara liquid non cukai adalah yang tidak punya pita cukai, tidak tercatat secara resmi, dan sering beredar tanpa kontrol yang jelas. Artinya proses produksi dan penjualannya bisa jadi di luar pengawasan pemerintah. 

2. Standar kualitas

Liquid bercukai umumnya punya standar kualitas dan label yang jelas, misalnya daftar bahan, kadar nikotin, tanggal produksi, dan informasi keamanan lainnya. Hal ini membuat konsumen lebih mudah tahu apa yang mereka pakai. 

Liquid non cukai justru sering kali minim informasi tentang komposisi dan proses produksinya, sehingga konsumen tidak punya jaminan kualitas yang pasti.

3. Kisaran harga

Karena ada cukai yang dikenakan oleh pemerintah, liquid bercukai biasanya lebih mahal. Contohnya, setelah penambahan cukai, harga liquid freebase 60 ml yang beredar legal di Indonesia bisa sekitar Rp 140.000–Rp 160.000 atau lebih tergantung merk dan rasa. 

Sementara liquid salt nic 30 ml yang bercukai bisa berada di kisaran harga Rp 80.000–Rp 120.000 atau lebih.

Liquid non cukai sering dijual dengan harga lebih murah karena tidak dikenakan cukai dan biaya regulasi, tetapi murahnya harga ini juga menunjukkan ketidakteraturan pengawasan dan kualitasnya.

4. Jaminan keamanan

Karena liquid bercukai diproduksi secara resmi, ada standar tertentu yang harus terpenuhi sehingga risiko kontaminasi atau penggunaan bahan berbahaya bisa lebih rendah. Walaupun penggunaan vape tetap punya risiko kesehatan secara umum.

Sebaliknya, liquid non cukai yang dibuat tanpa pengawasan bisa saja mengandung bahan berbahaya atau kadar nikotin yang tidak sesuai label, sehingga kemungkinannya lebih tinggi menimbulkan risiko bagi pengguna.

Jangan lewatkan informasi penting tentang liquid:

Liquid Non Cukai Apakah Aman?

Jika berbicara soal keamanan, liquid non cukai tidak aman sepenuhnya. Hal ini karena produk non cukai tidak melalui pengawasan resmi dari pemerintah, sehingga kualitas dan keamanannya meragukan. 

Salah satu masalah utama liquid ilegal adalah ketidakjelasan komposisi bahan. Banyak produk tanpa cukai yang tidak mencantumkan informasi lengkap mengenai kandungan liquid, kadar nikotin, atau proses produksinya. 

Akibatnya, pengguna tidak benar-benar tahu apa yang mereka hirup setiap kali vaping. Selain itu, proses pembuatan liquid non cukai sering kali tidak mengikuti standar produksi yang ketat. 

Tanpa kontrol kualitas yang jelas, risiko seperti terkontaminasi bahan berbahaya, kadar nikotin yang berlebihan, atau penggunaan zat tambahan yang tidak layak bisa saja terjadi. Inilah yang membuat liquid non cukai berpotensi menimbulkan risiko lebih besar daripada liquid dengan cukai.

Bahaya Liquid Non Cukai

Liquid ilegal mungkin terlihat aman di awal, tetapi kalau kamu telurusi lebih jauh, ada sejumlah bahaya yang patut kamu waspadai. Berikut dampak liquid ilegal:

1. Kandungan bahan tidak jelas

Salah satu bahaya paling utama dari liquid non cukai adalah ketidakjelasan kandungan bahan di dalamnya. Banyak liquid non cukai yang tidak mencantumkan komposisi secara lengkap, bahkan ada yang tanpa label informasi. 

Akibatnya, pengguna tidak tahu apakah bahan yang digunakan benar-benar aman atau justru berisiko bagi tubuh. Dalam jangka panjang, menghirup zat yang tidak jelas asal-usulnya tentu bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

2. Kadar nikotin tidak terkontrol

Liquid non cukai juga sering memiliki kadar nikotin yang tidak konsisten atau tidak sesuai dengan keterangan di kemasan. Ada yang terasa terlalu ringan, tapi ada juga yang justru lebih kuat dari seharusnya. 

Kondisi ini bisa memicu efek samping seperti pusing, mual, tenggorokan kering, hingga jantung berdebar. Selain itu, kadar nikotin yang berlebihan dapat meningkatkan risiko kecanduan tanpa kamu sadari.

3. Proses produksi tidak higienis

Karena tidak diproduksi secara resmi, proses pembuatan liquid tanpa cukai sering kali tidak memenuhi standar kebersihan yang ketat. Bisa saja liquid diracik di tempat yang kurang steril tanpa kontrol kualitas yang memadai.

Hal ini membuka peluang terjadinya kontaminasi baik dari debu, bakteri, maupun zat asing lain yang seharusnya tidak masuk ke dalam liquid.

4. Potensi mengandung zat berbahaya

Tanpa pengujian laboratorium, liquid tanpa cukai berpotensi mengandung zat kimia berbahaya atau perisa yang tidak aman untuk dihirup. 

Beberapa bahan mungkin aman untuk dikonsumsi sebagai makanan, tetapi belum tentu aman saat dipanaskan dan dihirup. Jika kamu menggunakannya terus-menerus, risiko iritasi saluran pernapasan hingga gangguan kesehatan lainnya bisa meningkat.

5. Risiko hukum dan kerugian jangka panjang

Selain berdampak pada kesehatan, penggunaan liquid non cukai juga memiliki risiko hukum karena peredarannya tidak sesuai aturan. Jika terjadi razia atau penertiban, baik penjual maupun pengguna bisa ikut terdampak. 

Dalam jangka panjang, memilih liquid non cukai mungkin terasa lebih hemat, tapi risikonya justru bisa jauh lebih besar daripada manfaatnya.

Intinya, perbedaan liquid bercukai dan non cukai itu bukan hanya soal harga murah atau mahal. Ada soal keamanan, kualitas, dan kejelasan produk juga perlu dipertimbangkan. 

Liquid bercukai memang harganya lebih tinggi, tapi ada standar dan pengawasan yang membuat pengguna lebih aman saat memakainya. Sementara itu, liquid yang tidak memiliki cukai mungkin terlihat menggiurkan karena lebih murah dan mudah kamu temukan.

Tapi dibalik itu, risikonya juga tidak sedikit, mulai dari kandungan yang jelas sampai potensi dampak kesehatan. Jadi, sebelum asal membeli, ada baiknya lebih teliti dan jangan ikut-ikutan. Yuk, jadi pengguna vape yang lebih aware dan bijak dalam memilih liquid!

Informasi cara penyimpanan liquid:

Related Post

VERIFIKASI USIA

Anda setidaknya harus berumur 21+ untuk mengakses website kami.