Apa Itu Coil Gunk? Penyebab dan Cara Mengatasinya

coil gunk

Coil merupakan salah satu komponen penting dalam device vape yang sangat berpengaruh terhadap kualitas rasa dan performa. Seiring pemakaian, masalah seperti coil gunk kerap muncul dan banyak pengguna tidak menyadarinya.

Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat membuat pengalaman vaping terasa kurang maksimal dan menurunkan kenyamanan. 

Di artikel ini kita akan mengupas tuntas tentang apa itu coil gunk, penyebab, dan cara mengatasinya agar penggunaan vape kamu tetap optimal. Simak sampai habis, ya!

Apa Itu Coil Gunk?

Coil gunk adalah lapisan kerak berwarna gelap yang menempel di permukaan coil akibat sisa liquid yang tidak menguap secara sempurna. 

Setiap kali kamu vaping, tidak semua kandungan dalam liquid berubah menjadi uap. Sebagian residu tertinggal dan perlahan menumpuk di coil. Dalam jangka waktu tertentu, penumpukan ini semakin tebal dan lengket, lalu berubah warna menjadi hitam.

Saat kondisi tersebut terjadi, rasa liquid tidak lagi keluar secara optimal. Kamu justru akan lebih sering merasakan sensasi pahit atau gosong karena residu terus terbakar setiap coil dipanaskan.

Meskipun membersihkan coil terkadang bisa membantu mengurangi kerak yang menempel, hasilnya tidak akan mengembalikan performa seperti saat coil masih baru.

Pada kondisi tertentu, mengganti coil tetap menjadi solusi paling efektif untuk mengatasi coil gunk agar pengalaman vaping kembali nyaman dan maksimal.

Bahaya Coil Gunk

Coil gunk ternyata bukan masalah yang sepele ada bahaya di dalamnya. Berikut beberapa bahaya coil gunk yang perlu kamu ketahui:

1. Memicu pembentukan senyawa kimia berbahaya

Bahaya utama coil gunk muncul saat coil bekerja pada suhu tinggi. Ketika liquid baru mengenai coil yang sudah tertutup gunk (kerak), panas yang keluar jauh lebih ekstrem daripada kondisi normal.

Panas berlebih ini memicu proses pemecahan kimia pada residu gunk dan menghasilkan senyawa baru yang lebih kecil, namun lebih berbahaya.

Proses ini dikenal sebagai pemanasan tanpa oksigen yang mengubah sisa liquid menjadi zat berbahaya.

2. Mengganggu kesehatan pernapasan

Menghirup uap dari coil yang kotor dapat langsung menyebabkan iritasi pada tenggorokan dan paru-paru. Kamu mungkin mengalami batuk, rasa perih di tenggorokan, atau napas terasa berat.

Jika paparan terjadi terus-menerus, iritasi ini bisa berkembang menjadi peradangan kronis dan memperburuk kondisi pernapasan seperti asma.

3. Meningkatkan risiko paparan logam berat

Coil gunk dapat mempercepat pelepasan logam dari elemen pemanas. Panas tinggi dan sifat korosif residu liquid membuat logam seperti nikel, kromium, atau timah lebih mudah terlepas.

Partikel logam tersebut dapat ikut terhirup bersama uap, sehingga menambah risiko paparan zat berbahaya dalam jangka panjang.

Baca Juga:

Penyebab Adanya Coil Gunk

Munculnya coil gunk tentunya bukan tanpa alasan. Ada beberapa kebiasaan yang menjadi penyebab adanya coil gunk, seperti:

1. Liquid berwarna gelap dan rasanya terlalu manis

Liquid dengan tingkat kemanisan tinggi memang terasa nikmat, tetapi kandungan pemanis buatan di dalamnya sering tidak menguap sempurna saat dipanaskan.

Saat kamu terus vaping, sisa pemanis tersebut menempel di permukaan coil dan mengalami pemanasan berulang. Lama kelamaan, residu ini mengeras dan berubah menjadi kerak hitam yang sulit dibersihkan.

Liquid berwarna gelap biasanya mengandung pemanis atau perisa kompleks yang lebih mudah meninggalkan residu. Semakin sering liquid kamu pakai, semakin cepat coil tertutup gunk dan kualitas rasa menurun drastis.

2. Liquid mempunyai kandungan VG tinggi

VG tinggi memang memberikan produksi uap yang lebih tebal dan terasa lembut di tenggorokan. Namun, teksturnya lebih kental membuat coil bekerja lebih berat saat menyerap liquid.

Jika penyerapan tidak optimal, liquid tidak terbakar secara merata. Kondisi ini meninggalkan sisa cairan di coil yang kemudian terbakar berulang kali. Proses  tersebut mempercepat terbentuknya coil gunk.

Tanpa pengaturan watt yang tepat dan jeda penggunaan yang cukup, penggunaan liquid VG tinggi bisa membuat coil cepat kotor dan usia pakainya jauh lebih pendek.

3. Kebiasaan vaping terlalu intens

Vaping secara terus menerus tanpa jeda memberi tekanan besar pada coil. Saat coil tidak mendapatkan waktu untuk mendingin, suhu akan terus meningkat dan mempercepat proses pembakaran residu liquid.

Kebiasaan chain vaping, terutama dengan watt tinggi dan tarikan panjang, membuat kapas lebih cepat kering dan coil bekerja di luar kondisi ideal. Akibatnya, sisa liquid yang tertinggal langsung berubah menjadi kerak.

Jika kebiasaan tersebut berlangsung terus, coil gunk akan muncul lebih cepat dan performa vape terasa menurun meskipun coil masih tergolong baru.

Baca Juga: Mau Coiling Vape? Ini Cara Setting Coil yang Benar

Cara Membersihkan Coil Gunk

Saat coil gunk terjadi, pembersihan yang benar dapat membantu mengurangi kerak dan menjaga performa coil tetap stabil. Terdapat beberapa cara membersihkan coil gunk secara tepat, antara lain:

1. Lepaskan coil dari device vape

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah melepas coil dari tank vape. Pastikan device dalam kondisi dingin agar proses pembersihan lebih aman.

Dengan melepas coil, kamu bisa membersihkan sisa liquid dan kerak secara lebih menyeluruh tanpa mengganggu komponen lain. Langkah ini juga membantu mencegah cairan masuk ke bagian device yang sensitif.

2. Bilas coil dengan air hangat

Setelah coil terlepas, bilas di bawah air hangat yang mengalir. Air hangat membantu melonggarkan sisa liquid yang masih menempel di permukaan coil.

Lakukan pembilasan secara perlahan sambil memutar coil agar air mengenai seluruh bagiannya. Cara ini efektif untuk mengurangi residu ringan sebelum masuk ke tahap perendaman.

3. Rendam coil untuk pembersihan lebih maksimal

Siapkan wadah berisi air hangat, lalu rendam coil selama beberapa jam. Proses perendaman membantu melunakkan gunk yang sudah mengeras akibat pemakaian lama.

Untuk pembersihan lebih dalam, kamu bisa menggunakan etanol karena mampu melarutkan sisa liquid dengan lebih efektif. Selain itu, bilas kembali dengan air hangat.

4. Keringkan coil hingga benar-benar kering

Setelah proses pembersihan selesai, pastikan coil benar-benar kering sebelum kamu pasang kembali. Diamkan coil di tempat bersih dengan sirkulasi udara yang baik hingga tidak ada sisa air.

Coil yang masih lembap dapat mengganggu performa dan berisiko menimbulkan masalah saat kamu gunakan. Perawatan rutin seperti ini membantu menjaga rasa dan umur coil tetap optimal.

Jangan lewatkan : Cara Membersihkan Coil Vape dengan Air yang Benar

Coil gunk bukan masalah yang sepele karena dapat menurunkan rasa, performa, dan kenyamanan saat vaping. 

Dengan memahami bahaya, penyebab, dan cara membersihkan coil gunk secara tepat, kamu bisa menjaga kualitas vape tetap optimal dan usia coil lebih panjang. Jangan tunggu sampai rasa pahit atau uap terasa aneh, mulai perhatikan kondisi coil sejak dini.

Jangan lupa bagikan artikel ini ke teman sesama vapers agar mereka lebih aware terhadap masalah ini. 

Related Post

VERIFIKASI USIA

Anda setidaknya harus berumur 21+ untuk mengakses website kami.