Cara Agar Cartridge Awet: Panduan Pod untuk Pemula

cara agar cartridge awet

Cartridge adalah salah satu komponen penting pada device pod yang berfungsi sebagai wadah liquid. Kondisi cartridge rusak dapat mempengaruhi pengalaman vaping, mulai dari rasa hingga sensasi gosong. Pernah merasakan?

Oleh karena itu, cartridge perlu kamu rawat dan gunakan dengan baik agar performa tetap optimal. Apa saja caranya? Mari simak artikel ini hingga tuntas untuk mengetahui tips praktisnya!

Cara Merawat Cartridge Pod Agar Awet

Untuk menjaga kondisi cartridge kamu perlu melakukan perawatan secara berkala. Berikut ini beberapa cara merawat cartridge pod agar awet dan tetap perform:

1. Pilih Liquid Sesuai

Cara merawat cartridge pod yang pertama adalah dengan memilih liquid yang sesuai. Pada umumnya, cartridge pod dirancang untuk digunakan dengan liquid yang sesuai karakteristik coil dan resistansinya.

Cartridge dengan resistansi yang tinggi direkomendasikan menggunakan liquid saltnic atau pod friendly yang umumnya lebih sesuai.

Cartridge dengan resistensi coil 0,8 ohm atau 1,2 ohm yang diisi liquid saltnic umumnya memberikan sensasi yang lebih smooth. Bagaimana jika liquid saltnic diisi di cartridge 0,6 ohm?

Liquid tetap dapat digunakan, tetapi sensasi yang dihasilkan bisa terasa lebih nendang dan lebih “nggaruk” di tenggorokan, terutama bagi vapers yang belum terbiasa, ya. Cartridge 0,6 ohm cenderung menghasilkan panas dan uap lebih banyak dibandingkan cartridge 0,8 ohm, sehingga hantaman throat hit (TH) akan lebih kuat di tenggorokan.

Jika kamu terlanjur membeli cartridge pod 0,6 ohm, gunakan liquid saltnic dengan kadar nikotin yang lebih rendah untuk mengurangi sensasi throat hit yang terlalu menusuk.

Apa akibat liquid tidak sesuai dengan cartridge (ct)? Kesalahan menggunakan jenis liquid dapat menyebabkan tenggorokan sakit/panas dan kapas cepat kering. Tidak mau itu terjadi ‘kan?

2. Isi Liquid Secukupnya

Hindari mengisi liquid terlalu penuh sampai luber ke dalam cartridge. Sebaiknya isi sekitar 3/4 bagian cartridge dan jangan berlebih. Kenapa demikian? Risiko liquid tumpah adan merembes melalui bagian mouthpiece atau airflow berkurang.

3. Isi Ulang Liquid Sebelum Habis

Jangan biarkan liquid dalam cartridge sampai benar-benar habis. Sebaiknya, segera isi ulang ketika level liquid mendekati habis. Jika kapas tidak meresap cukup liquid, coil dapat menjadi terlalu panas dan dapat memanaskan kapas sehingga akan muncul rasa gosong atau burnt taste.

4. Priming Sebelum Digunakan

Cara merawat cartridge agar awet selanjutnya adalah tidak melupakan priming, terutama saat mengisi liquid pada cartridge baru.

Priming adalah proses membasahi kapas pada cartridge dengan liquid sebelum cartridge baru digunakan. Setelah mengisi liquid pada cartridge baru, lakukan priming selama kurang lebih 5 menit agar liquid benar-benar meresap ke kapas dengan sempurna. 

Mau penjelasan lebih detail soal priming? Baca Cara Priming dan Manfaatnya untuk Umur Coil.

5. Simpan Cartridge dengan Baik

Cara penyimpanan juga dapat mempengaruhi apakah cartridge pod bisa awet atau tidak, lo. Jika device pod dicas atau tidak kamu gunakan dalam waktu yang lama, lepaskan cartridge dari device dan simpan di tempat yang aman. 

Langkah ini dapat membantu mengurangi risiko leaking dan menjaga kondisi cartridge ketika tidak digunakan. 

6. Setting Watt Sesuai Rekomendasi

Dalam kemasan cartridge umumnya terdapat instruksi rekomendasi watt yang digunakan. Pilih watt sesuai rekomendasi dari produsen atau sesuai spesifikasi cartridge. Mengapa demikian?

Settingan watt yang terlalu tinggi dapat menyebabkan coil bekerja lebih panas dari seharusnya. Hal ini dapat memunculkan rasa gosong karena overheating.

7. Perhatikan Penggunaan

Hindari chain vaping atau vaping berlebihan. Kebiasaan menggunakan pod tanpa jeda (chain vaping) tidak memberikan waktu yang cukup untuk kapas dapat menyerap liquid kembali.

Kebiasaan buruk ini dapat memicu rasa gosong karena coil terlalu cepat memanas saat kapas tidak cukup waktu menyerap liquid. 

8. Hindari Liquid Terlalu Manis (Over Sweet)

Jangan gunakan liquid yang oversweet karena liquid yang terlalu manis lebih mudah meninggalkan residu pada coil. Hal ini juga menjadi salah satu pemicu coil cepat kotor karena residu liquid. Jika coil menumpuk, rasa liquid bisa berubah dan menjadi pahit karena ada campuran kotoran dari coil.

9. Hindari Terpencet/Auto Puff

Cara agar cartridge awet yang terakhir adalah hindari kepencet dengan menyimpannya di tempat yang aman. Simpan pod di tempat yang aman. Jangan simpan di dalam saku yang terlalu ketat atau tas yang berisi penuh barang.

Menyimpannya dengan benar dapat mencegah tombol auto puff menyala. Jika tombol tersebut menyala secara tidak sengaja, device akan bekerja saat tidak kamu gunakan. 

Dengan menjaga dan merawat cartridge secara berkala sama halnya menjaga umur dan performa device agar tetap awet.

Share artikel ini ke teman vapers lainnya ya agar mereka juga dapat melakukan perawatan pada cartridge dengan benar! 

Baca juga artikel cartridge lainnya: 

Related Post

VERIFIKASI USIA

Anda setidaknya harus berumur 21+ untuk mengakses website kami.