5 Cara Mengatasi Dry Hit pada Vape dan Tips Mencegahnya

cara mengatasi dry hit

Merasa gosong padahal baru mengganti kapas? Mungkin kamu sedang mengalami yang namanya dry hit. Kondisi ini akan menyebalkan apalagi saat kamu tidak tahu cara mengatasi dry hit.

Sekali kena, rasanya bisa bikin kapok karena sensasi kering, panas, dan gosong. Bukan cuma mengganggu rasa liquid, dry hit juga bisa membuat tenggorokan tidak nyaman. Lalu, apa itu dry hit dan bagaimana cara mengatasinya? Yuk, kita bahas tuntas di artikel ini.

Apa Itu Dry Hit pada Vape?

Dry hit pada vape adalah kondisi ketika pengguna menghirup uap vape gosong karena kapas (cotton) terbakar oleh coil. Kondisi ini terjadi karena kapas belum cukup basah saat pemanasan coil. Dengan demikian, pemanasan yang dilakukan membakar kapas, bukan memanaskan liquidnya.

Saat vape dalam kondisi normal, kamu akan merasakan rasa liquid original yang clean. Nah, berbeda saat sedang dry hit, dry hit menghasilkan sensasi yang gosong dan tidak enak. Sekali mengalaminya, dry hit membuat kamu berhenti vaping karena harus mengganti kapas atau bisa saja coil.

Penyebab Dry Hit

Dry hit tidak terjadi tanpa alasan. Ada beberapa penyebab utama yang paling sering dialami vapers. Berikut beberapa penyebab dry hit:

1. Liquid Kurang

Jika liquid di dalam tank terlalu sedikit, kapas tidak akan terendam dengan baik sehingga coil memanas tanpa cukup liquid untuk diuapkan. Kapas pun terbakar dan menyebabkan dry hit.

2. Coil Sudah Aus atau Gosong

Coil memiliki masa pakai. Jika coil sudah lama digunakan, kapas di dalamnya bisa mengeras, menghitam, atau kehilangan kemampuan menyerap liquid. Coil tersebut mengalami aus dan bisa menyebabkan dry hit.

3. Setting Watt Terlalu Tinggi

Mengatur watt terlalu tinggi membuat coil memanas lebih cepat daripada kemampuan kapas menyerap liquid. Ini merupakan salah satu penyebab dry hit yang sering terjadi, terutama pada vapers pemula yang ingin mengejar uap tebal.

Ciri-Ciri Dry Hit, Bagaimana Rasanya?

Dry hit mempunyai ciri yang sangat khas. Berikut tanda-tanda kamu mengalami dry hit:

1. Hirupan Terasa Gosong atau Terbakar

Ciri-ciri dry hit yang pertama adalah kamu merasakan tajam, pahit, dan tidak menyerupai rasa liquid sama sekali saat nge-puff.

2. Terasa Kering dan Panas di Tenggorokan

Dry hit sering meninggalkan sensasi panas yang menusuk di tenggorokan, bahkan setelah berhenti vaping.

3. Hampir Tidak Ada Uap yang Dihasilkan

Ciri-ciri dry hit lainnya adalah uap yang dihasilkan sangat sedikit atau hampir tidak ada karena liquid tidak ikut menguap.

4. Rasa Liquid Tergantikan Rasa Terbakar

Tanda dry hit terakhir adalah aroma kapas atau kawat terbakar. Alih-alih rasa manis, creamy, atau fruity khas liquid, kamu justru akan merasakan aroma gosong/terbakar.

Cara Mengatasi Dry Hit pada Vape

Jika kamu mengalami dry hit, jangan panik. Berikut beberapa cara mengatasi dry hit pada vape yang bisa langsung kamu lakukan:

1. Lakukan Priming dengan Benar

Priming adalah proses membasahi kapas coil dengan liquid sebelum digunakan. Kamu harus memastikan liquid benar-benar meresap ke kapas, terutama pada coil baru. Priming adalah langkah wajib untuk mencegah kapas terbakar di awal penggunaan.

Baca Juga: Cara Priming Vape Agar Tidak Mudah Gosong

2. Lakukan Teknik Break In

Setelah priming, jangan langsung vaping dengan watt tinggi. Kamu bisa menggunakan watt rendah terlebih dahulu dan baru menaikkannya secara perlahan. Teknik ini membantu coil dan kapas beradaptasi sehingga lebih tahan lama dan tidak mudah dry hit.

3. Ganti Coil

Cara mengatasi dry hit selanjutnya adalah mengganti coil langsung setelah coil sudah aus, gosong, atau rasa terbakar terus muncul. Coil yang sudah rusak tidak bisa diperbaiki. Jika tidak diganti, coil tersebut akan memperparah dry hit.

4. Isi Liquid Secukupnya

Pastikan liquid di dalam tank tidak terlalu sedikit. Idealnya, kamu bisa mengisi liquid sesuai anjuran vaporista, yaitu ½ hingga ¾ dari kapasitas tanki.

5. Perbaiki Teknik Vaping

Cara mengatasi dry hit yang terakhir adalah tidak menghisap terlalu kuat atau terlalu sering tanpa jeda agar kapas bisa menyerap liquid kembali dengan optimal. Kamu bisa mencoba vaping dengan isapan yang lebih santai dengan memberi jeda antar puff.

Tips agar Tidak Dry Hit

Mencegah selalu lebih baik daripada mengatasi. Berikut beberapa tips agar tidak mengalami dry hit saat vaping:

1. Perhatikan Ketebalan Kapas

Jika kamu menggunakan RDA atau RTA, pastikan kapas tidak terlalu tebal karena liquid bisa sulit meresap atau terlalu tipis karena kapas akan mudah kering.

Kapas harus pas bisa menyerap liquid dengan baik tanpa menghambat aliran.

2. Gunakan Kapas Berkualitas

Tips agar tidak mengalami dry hit yang kedua adalah pilih kapas vape dengan daya serap tinggi dan tahan panas. Kapas berkualitas membantu liquid meresap lebih cepat dan merata ke seluruh coil.

3. Gunakan Liquid dengan Bahan Berkualitas

Liquid dengan komposisi PG/VG berkualitas akan lebih stabil saat dipanaskan. Liquid yang terlalu kental atau bahan kurang baik bisa memperlambat penyerapan dan memicu dry hit.

4. Bersihkan Vape Secara Rutin

Tips menghindari dry hit yang terakhir adalah rutin merawat device vape-mu. Membersihkan tank, coil, dan bagian vape lainnya membantu menjaga performa dan mencegah penumpukan sisa liquid yang bisa mengganggu penyerapan.

Dry hit pada vape adalah masalah umum yang bisa dialami siapa saja, terutama saat kapas kering, coil aus, atau setting watt terlalu tinggi. Sensasi gosong karena dry hit bisa merusak pengalaman vaping-mu.

Dengan memahami dan menerapkan cara mengatasi dry hit pada vape yang tepat, kamu bisa menghindari masalah ini dan menjaga performa vape tetap optimal. Yuk, bagikan artikel ini ke temanmu agar terhindar dari sensasi dry hit yang menganggu!


Baca Juga:

Related Post

VERIFIKASI USIA

Anda setidaknya harus berumur 21+ untuk mengakses website kami.