Keracunan Nikotin: Ciri, Efek dan Cara Mengatasinya! 

keracunan nikotin

Pernah nggak sih saat kamu vaping terlalu sering merasa pusing dan mual. Kondisi seperti ini cukup mengkhawatirkan, apalagi kalau muncul secara tiba-tiba. Bisa jadi gejala tersebut merupakan tanda bahwa kamu terkena keracunan nikotin. 

Tapi tenang, kondisi ini bukan berarti liquid vape otomatis menyebabkan keracunan. Risiko bisa muncul saat tubuh menerima nikotin secara berlebihan. Misalnya, penggunaan vaping yang berlebihan atau penggunaan nikotin dengan kadar tinggi. 

Nah, seperti apa sih gejala keracunan nikotin dan apa yang harus dilakukan kalau mengalaminya? Yuk, kenali ciri, efek, dan cara mengatasinya pada artikel ini! 

Ciri-Ciri Keracunan Nikotin

Gejala keracunan nikotin berbeda-beda tergantung pada kadar nikotin yang dikonsumsi. Setiap orang pun memiliki batas toleransi berbeda sehingga kadar tertentu bisa memberikan efek berbeda juga.

Namun, keracunan nikotin ini memiliki tanda yang sama. Apa saja? Berikut ini beberapa ciri-ciri keracunan nikotin yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Mual dan Muntah
  • Pusing dan sakit kepala 
  • Jantung berdebar dan berkeringat 
  • Tubuh terasa lemah 
  • Tremor atau gemetar 

Apakah pernah mengalami ciri-ciri di atas selama mengonsumsi nikotin saat vaping? Jika iya, kamu perlu berhati-hati karena bisa memberikan efek samping yang lebih parah saat kamu tidak menghentikan paparannya.

Efek Keracunan Nikotin Liquid 

Lalu, apa akibat dari keracunan nikotin? Sebenarnya efek keracunan nikotin liquid ini bisa berbeda-beda, tergantung pada jumlah nikotin yang masuk ke tubuh, paparan, dan kondisi orang tersebut. 

Pada paparan ringan, efek yang muncul bisa berupa mual, muntah, pusing, sakit kepala, dan jantung berdebar. Gejala biasanya muncul relatif cepat setelah paparan. 

Sementara itu, paparan yang lebih berat dapat membuat penderita kejang-kejang, gangguan pernapasan, koma,hingga kematian. Kondisi ini merupakan efek yang sangat serius dari keracunan nikotin. 

Perlu kamu pahami bahwa kondisi ini terjadi bukan karena seseorang menggunakan vape. Resiko keracunan ini terjadi karena “paparan atau kandungan nikotin yang terlalu tinggi” dalam satu waktu. Jadi, selagi kamu menggunakannya masih dalam batas wajar, semua akan aman. 

Lalu, bagaimana cara mengatasinya? 

Cara Mengatasi Keracunan Nikotin Vape

Jika terjadi keracunan nikotin vape, ada langkah tertentu untuk menyikapinya. Berikut ini cara mengatasi keracunan nikotin vape sebagai berikut: 

Pertolongan pertama

Jika muncul gejala keracunan nikotin, langkah pertama adalah segera hentikan penggunaan vape dan jauhkan diri dari sumber paparan. Beristirahatlah di tempat yang memiliki sirkulasi udara yang baik. 

Jika liquid mengenai kulit, segera bilas area tersebut dengan air. Jika terkena mata, segera siram dengan air dalam jumlah banyak. Paparan liquid melalui kulit atau mata juga dapat menyebabkan nikotin masuk ke tubuh.

Pertolongan Lanjutan 

Jika kamu tertelan liquid, jangan memaksakan untuk muntah. Paparan nikotin melalui konsumsi langsung, terutama dalam jumlah yang tidak diketahui, butuh penanganan medis. 

Jika muncul gejala sulit bernapas, kejang, kehilangan kesadaran, atau kondisi semakin memburuk, segera cari pertolongan medis. 

Untuk kasus paparan yang cukup berat, tenaga medis dapat melakukan pemantauan terhadap pernapasan, tekanan darah, detak jantung, serta kondisi tubuh lainnya. Biasanya penanganan akan disesuaikan dengan tingkat paparan dan gejala yang muncul. 

Tips Vaping Agar Terhindar Risiko Keracunan Nikotin 

Kalau kamu sudah mengetahui ciri, efek, dan cara mengatasi keracunan nikotin. Hal selanjutnya kamu perlu tips vaping agar terhindar dari keracunan nikotin. Berikut tips agar terhindar dari keracunan nikotin: 

1. Kenali Batas Penggunaan 

Kamu harus menghindari penggunaan vaping yang berlebihan karena tubuh membutuhkan waktu untuk memproses nikotin yang masuk. Jika mulai merasa pusing atau mual, hentikan penggunaan sementara. 

2. Perhatikan Kadar Nikotin 

Setiap liquid bisa punya kadar nikotin yang berbeda. Kamu harus bisa mengenali kadar yang kamu gunakan dan sesuaikan dengan kebiasaan dan toleransi tubuh. 

Liquid yang tersedia di Tetra Indonesia hadir dengan kadar nikotin yang masih tergolong rendah dan selama penggunaannya tetap sesuai dan tidak berlebihan.

Kalau kamu menggunakan liquid salt nic, kamu bisa mencobanya di kadar 25 mg. Sementara untuk freebase, kamu bisa mencoba dengan kadar 3mg. Pilih kadar sesuai dengan kebiasaan vaping kamu. 

3. Jangan Campur Banyak Sumber Nikotin 

Penggunaan vape yang bersamaan dengan produk nikotin lainnya dapat meningkatkan total paparan nikotin. Oleh karena itu, jangan campur nikotin yang berbeda apalagi kamu belum mengetahui kadar nikotin tersebut. 

4. Simpan Liquid di Tempat Aman 

Liquid yang mengandung nikotin tidak boleh tertelan atau terkena kulit dan mata. Simpan dalam wadah aslinya dan jauhkan dari jangkauan anak-anak. Liquid yang tertelan dapat menyebabkan keracunan, terutama pada anak-anak. 

Jadi, sobat Vapers sebenarnya tidak perlu terlalu khawatir terhadap penggunaan vape. Keracunan nikotin pada vape bukan berarti liquidnya sebagai penyebab yang berbahaya. Resiko ini muncul ketika kamu terlalu banyak terpapar nikotin secara berlebihan. 

Oleh karena itu, gunakan secara bijak, kenali respons tubuh, dan jangan abaikan gejala yang dirasa tidak wajar. 

Terimakasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat dan bisa mengedukasi Vapers terkait penggunaan vape yang baik dan benar. 

Artikel terkait nikotin:

Related Post

VERIFIKASI USIA

Anda setidaknya harus berumur 21+ untuk mengakses website kami.